Fun Fact : Lebah Madu Bisa hitung matematika?


Penulis : Ira Qurrotul Ain

Kelas : 3MA24

Lebah madu, selain dikenal sebagai penyerbuk yang penting dan produsen madu manis, ternyata memiliki kemampuan matematika dasar yang mengejutkan. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh sekelompok ilmuwan di Universitas RMIT di Melbourne, Australia, telah mengungkapkan sisi baru dari kecerdasan lebah yang patut diakui.


Dalam penelitian ini, dipublikasikan dalam jurnal Science Advances, para peneliti, yang dipimpin oleh Profesor Adrian Dyer, mengambil 14 lebah madu sebagai subjek penelitian. Mereka menempatkan lebah-lebah ini dalam sebuah labirin berbentuk Y yang berisi bentuk-bentuk berwarna biru dan kuning, dan memutuskan untuk menguji kemampuan matematika dasar lebah.

Bagaimana para lebah dapat memahami konsep penjumlahan dan pengurangan? Para peneliti menciptakan sistem warna yang unik untuk mengajarkan lebah-lebah tersebut. Warna biru diinterpretasikan sebagai penambahan satu, sementara warna kuning sebagai pengurangan satu. Lebah-lebah diajarkan untuk mengenali dan memahami instruksi ini.

Selama latihan di dalam labirin, lebah-lebah diberi pilihan di ujungnya, di mana mereka harus menjawab pertanyaan matematika dasar. Jawaban yang benar, misalnya, menambah satu jika melihat dua bentuk biru di awal labirin, akan memberi mereka hadiah air gula yang lezat. Di sisi lain, jawaban yang salah akan mengakibatkan mereka mendapatkan larutan pahit.

Hasilnya mengejutkan. Keempat belas lebah menghabiskan antara empat hingga tujuh jam untuk menyelesaikan 100 perjalanan melalui labirin, dan semuanya tampaknya dapat memahami konsep penjumlahan dan pengurangan. Saat diuji dengan skenario baru yang belum pernah mereka hadapi selama pelatihan, lebah-lebah memberikan jawaban yang benar antara 64 hingga 72 persen, yang jauh melampaui kebetulan.

Menurut Profesor Dyer, lebah mungkin mengembangkan kemampuan matematika ini melalui pemrosesan informasi yang kompleks di lingkungan baru mereka. Ini menunjukkan bahwa lebah tidak sekadar melakukan penghitungan, tetapi otak mereka sangat fleksibel dan dapat mempelajari keterampilan baru dengan cara yang mirip dengan manusia.

Penemuan ini bukan hanya membuka pintu untuk lebih memahami kecerdasan hewan, tetapi juga memberikan wawasan baru tentang seberapa canggihnya makhluk-makhluk kecil seperti lebah madu.

sumber : Smithsonian Magazine


Komentar